Jakarta Marathon 2023

|

Jakarta Marathon 2023

|

Artikel

Bukan Cuma Latihan, Ini 7 Persiapan Lari Maraton yang Penting Dilakukan!

Lari maraton merupakan salah satu olahraga yang cukup menantang. Pasalnya, tak hanya menguji kemampuan fisik, lari maraton juga menguji ketahanan mental setiap pelarinya. Bahkan untuk bisa mencapai garis finis, diperlukan kematangan dalam hal persiapan, komitmen, dan kedisiplinan yang tinggi.

Sejatinya, manfaat lari maraton tak hanya ditujukan untuk mendapatkan medali kemenangan. Namun, bisa juga dimanfaatkan sebagai suatu aktivitas atau hobi untuk mendukung gaya hidup sehat, seperti menjaga kebugaran tubuh, menjaga kesehatan jantung, meningkatkan suasana hati, dan manfaat positif lainnya. 

Jika Anda tertarik mengikuti event maraton untuk merasakan keseruannya, mari ketahui apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan dalam persiapan sebelum lari maraton melalui artikel berikut.

Persiapan Sebelum Lari Maraton yang Penting Dilakukan

Mengingat jarak lari maraton memiliki rute yang panjang, penting bagi setiap pelari maraton untuk mempersiapkan diri dengan baik agar bisa mencapai garis finis tanpa mengalami gangguan kesehatan maupun cedera. Berikut beberapa persiapan sebelum lari maraton beserta penjelasannya.

Latihan Fisik secara Bertahap

Fokus utama dalam persiapan lari maraton adalah melakukan teknik dasar lari maraton yang tepat dan meningkatkan jarak latihan lari secara bertahap. Dengan latihan lari secara teratur dan bertahap ini, tubuh diharapkan memiliki cukup waktu untuk beradaptasi dengan kondisi lari jarak jauh.

Perlu diketahui, persiapan lari maraton tidak dapat dilakukan hanya dalam waktu semalam atau seminggu saja. Oleh karena itu, persiapkan fisik Anda dengan melakukan latihan lari secara rutin setidaknya dalam dua hingga tiga bulan sebelum event berlangsung.

Medical Check Up

Melakukan pemeriksaan kesehatan rutin atau medical check up adalah tahap awal yang perlu dijalani sebelum berpartisipasi dalam event maraton maupun jenis olahraga berat lainnya.

Pemeriksaan kesehatan ini bermanfaat untuk memastikan kondisi Anda dalam keadaan prima dan tidak sedang menderita penyakit kronis maupun kondisi lain yang dapat membahayakan tubuh selama berlari. Kondisi ini meliputi penyakit tulang dan sendi, hipertensi, diabetes, asma, gangguan ginjal, anemia, dan penyakit jantung (khususnya penyakit jantung iskemik, aritmia jantung, dan kardiomiopati hipertrofik).

Beberapa aspek penting yang perlu diperiksa dalam medical check up antara lain:

  • Tekanan darah: Memastikan tekanan darah berada dalam rentang normal. Pasalnya, lari maraton dapat mengakibatkan tekanan darah meningkat dengan cepat sehingga berisiko memicu terjadinya serangan jantung dan stroke pada penderita hipertensi. Adapun seseorang dengan tekanan darah lebih dari 200/110 mmHg tidak diperbolehkan mengikuti olahraga apapun, termasuk lari maraton.
  • Detak jantung: Dokter akan menilai detak jantung untuk memastikan bahwa jantung berfungsi dengan baik dan mampu menoleransi stres atau beban kerja yang tinggi selama lari maraton.
  • Analisis darah: Tes darah dapat memberikan informasi vital mengenai kadar glukosa atau gula darah, kolesterol, hemoglobin, dan parameter lainnya yang relevan dengan kesehatan Anda.
  • Pemeriksaan riwayat medis lainnya: Dokter juga perlu melakukan anamnesis (wawancara medis) dengan calon pelari untuk mengetahui riwayat medis pribadi termasuk riwayat cedera sebelumnya, alergi, penggunaan obat-obatan, atau kondisi medis lain yang perlu mendapat perhatian khusus sebelum mengikuti event lari maraton.

Pemeriksaan Tulang dan Sendi

Dalam berlari, lutut adalah salah satu bagian tubuh yang vital dan paling sering mengalami cedera. Oleh karena itu, pelari maraton disarankan untuk menjalani pemeriksaan rontgen sendi lutut terlebih dahulu untuk mengidentifikasi kondisi seperti cedera ligamen, kerusakan kartilago, atau tanda-tanda osteoarthritis yang dapat memengaruhi kinerja lutut saat lari maraton.

Pemeriksaan Fungsi Paru-Paru

Pemeriksaan fungsi paru-paru sebelum lari maraton memiliki peran penting yang tidak boleh diabaikan. Pasalnya, paru-paru adalah organ vital dalam olahraga, terutama dalam lari maraton yang membutuhkan pasokan oksigen lebih besar untuk menunjang fungsi otot-otot tubuh. Pemeriksaan paru-paru, seperti spirometri, dapat mengukur kapasitas paru-paru Anda. Hal ini membantu dalam perencanaan latihan lari yang lebih optimal.

Asupan Nutrisi yang Tepat

Mendapatkan asupan nutrisi yang tepat sebelum lari maraton merupakan hal yang tidak boleh diabaikan. Oleh karena itu, pastikan untuk memenuhi kebutuhan gizi seimbang sebelum lari maraton seperti mengonsumsi buah-buahan, sayuran, serta makanan yang tinggi protein dan karbohidrat serta hindari makanan yang mengandung kalori maupun lemak secara berlebihan.

Hidrasi Tubuh dengan Cukup

Selama latihan lari maraton, risiko dehidrasi pun dapat meningkat drastis. Oleh karena itu, pastikan untuk mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup sebelum, selama, dan setelah latihan berlari. Kenali tanda-tanda dehidrasi seperti merasa haus, napas yang bau, merasa lelah atau mengantuk, bibir kering, mulut kering, atau urine berwarna gelap.

Selain itu, jangan abaikan apabila Anda merasakan tanda-tanda terpapar cuaca panas berlebihan seperti pusing, mual, atau kram otot. Pastikan untuk mengenakan pakaian yang sesuai dengan cuaca panas, gunakan pelindung sinar matahari (sunscreen), dan kurangi intensitas latihan lari apabila terdapat kondisi cuaca panas yang sangat ekstrem.

Istirahat yang Cukup

Jangan lupa penuhi waktu istirahat yang cukup sebelum lari maraton. Pasalnya, tubuh memerlukan waktu tidur yang cukup untuk mendapatkan stamina yang optimal sebelum menghadapi olahraga berat seperti lari maraton. 

Tidur dan istirahat yang cukup (7–9 jam) dapat membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh, membangun serta memperbaiki fungsi otot, dan meningkatkan fokus serta kesehatan mental.

Itulah berbagai persiapan yang penting dilakukan sebelum hari lari maraton tiba. Apabila Anda membutuhkan medical check up yang tepat untuk mendukung persiapan lari maraton, segera kunjungi Siloam Hospitals terdekat.

Siloam Hospitals telah dilengkapi dengan layanan pemeriksaan laboratorium dan radiologi bertaraf internasional sehingga dapat memberikan hasil skrining yang komprehensif, cepat, dan akurat. Dapatkan juga layanan catering sehat dalam fitur Siloam at Home untuk memenuhi kebutuhan nutrisi harian Anda selama persiapan maraton.

Dengan persiapan medis yang matang, Anda pun dapat menyelesaikan maraton dengan lebih percaya diri dengan risiko masalah kesehatan yang lebih minim. Mari kunjungi siloamhospitals.com sekarang dan jaga kesehatan Anda #BersamaSiloam!